Hemat Energi, Pegawai BKD Banten Ramai-ramai Naik Sepeda dan Transportasi Umum ke Kantor
Sumber Gambar : Foto: BKD BantenBKD Banten - Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten mulai mengimplementasikan Gerakan Rabu Hemat Energi dengan mengurangi pemakaian Bahan Bakar Minyak (BBM).
Para abdi negara tersebut datang ke kantor dengan menggunakan layanan jasa ojek online, transportasi massal, jalan kaki, dan kendaraan roda dua. Hal itu sesuai dengan Himbauan Kepala BKD Provinsi Banten Nomor 800/28/BKD/2026.
Kepala BKD Provinsi Banten Ai Dewi Suzana mengatakan, gerakan Rabu Hemat Energi merupakan langkah konkret para pegawai dalam melakukan efisiensi BBM yang telah dianjurkan Pemerintah Pusat.
Sementara saat datang ke kantor, Kepala BKD Provinsi Banten menggunakan kendaraan roda dua. Ke depan, pihaknya mengaku akan mencoba naik transportasi umum agar bisa lebih hemat dan efisien.
"Alhamdulillah saya masih bisa menggunakan kendaraan roda dua. Mudah-mudahan ke depan bisa menggunakan angkutan umum dan bisa berjalan dengan baik hemat, efisien," katanya, Rabu 15 April 2026.
Kepada para ASN Pemprov Banten, Kepala BKD Provinsi Banten mengajak agar mengikuti arahan Pemerintah Pusat dengan melakukan penghematan energi.
"Ayo kita ikutin apa yang menjadi arahan Pemerintah Pusat agar kita bisa berefisien, hemat energi sehingga kita bisa menikmati, mensyukuri yang sudah kita lakukan saat ini," ucapnya.
Di tempat yang sama, Sekretaris BKD Provinsi Banten Riyanto mengaku asyik bisa menghirup udara segar pada saat menggunakan jasa ojek online untuk bekerja ke kantor.
"Nggak (mogok mobil dinasnya), ini arahan pimpinan kita wajib mengikuti, kita wajib menggunakan kendaraan umum, kebetulan saya tidak punya sepeda, saya menggunakan layanan Ojol," ujarnya.
Ia menuturkan, selain menghemat BBM, gerakan Rabu Hemat Energi yang digagas Kepala BKD Banten dapat meningkatkan pendapatan sopir transportasi umum.
Dengan begitu, ia berharap ada pemberdayaan ekonomi dari para ASN kepada masyarakat yang bekerja di layanan jasa transportasi.
"Selain kita menghemat menjaga BBM, menjaga udara tetap hijau, kita memberdayakan perekonomian masyarakat dengan menghidupkan kembali kendaraan angkot. Ayo para ASN kita bisa kembali lagi hidup sebagaimana layaknya masyarakat," jelasnya. (Humas BKD)