Sukseskan Program 'Dari Aspirasi Jadi Solusi', BKD Banten Dianugerahi Penghargaan Oleh Kanreg III BKN

Sumber Gambar : Foto: BKD Banten

BKD Banten – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten dianugerahi penghargaan oleh Kanreg III BKN, karena turut mensukseskan program 'Dari Aspirasi Jadi Solusi'.

Program tersebut menjadi ruang dialog untuk menampung persoalan kepegawaian di 8 kabupaten kota dan Provinsi Banten, agar dapat dirumuskan menjadi kebijakan yang tepat sasaran.

Sekretaris BKD Provinsi Banten, Riyanto mengatakan, seluruh pemerintah daerah diberikan kesempatan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam pengelolaan kepegawaian kepada Kanreg III BKN.

"Tujuan kegiatan ini adalah menjaring aspirasi dari kabupaten dan kota untuk diramu menjadi kebijakan. Karena itu selogannya adalah 'Dari Aspirasi Menjadi Solusi'," katanya, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, Provinsi Banten dipilih sebagai tempat berkumpulnya para pengelola kepegawaian, agar dapat menyampaikan langsung berbagai persoalan kepada Kanreg III BKN sebagai bahan penyusunan alternatif solusi.

"Banten menjadi tempat berkumpulnya kepala kepegawaian se-Provinsi Banten untuk menyampaikan keluh kesah kepada Kanreg III BKN agar menjadi alternatif solusi atas berbagai persoalan yang sedang kami hadapi," ungkapnya.

Riyanto menjelaskan, salah satu isu yang paling banyak disampaikan dalam forum tersebut adalah implementasi manajemen talenta ASN. 

Menurutnya, hampir seluruh pemerintah daerah masih berupaya memantapkan penerapan sistem tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Terutama mengenai manajemen talenta. Hampir semua daerah masih meraba-raba untuk memantapkan pelaksanaannya," jelasnya.

Ia menilai kehadiran Kepala Kanreg III BKN, Wahyu, menjadi momentum penting bagi pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota dalam mempercepat implementasi manajemen talenta. 

Pasalnya, masih terdapat sejumlah daerah di Banten yang belum menerapkannya secara penuh, di antaranya Kabupaten Pandeglang dan Kota Tangerang Selatan.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Banten yang telah menerapkan manajemen talenta, sehingga saat ini fokus pada penyempurnaan berbagai kendala teknis yang masih ditemui di lapangan.

"Provinsi Banten sudah melaksanakan, sehingga tinggal menyempurnakan beberapa kendala kecil. Kehadiran Kanreg III BKN menjadi angin segar karena dapat membantu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di lapangan," terang Riyanto.

Riyanto juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kanreg III BKN, Wahyu, yang hadir langsung menyerap aspirasi dari seluruh daerah di Banten. 

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program prioritas pemerintah pusat di bidang manajemen ASN.

"Kami berterima kasih kepada Pak Wahyu yang telah datang jauh-jauh untuk menyaring aspirasi. Ini menjadi vitamin bagi kami dalam melaksanakan program-program pemerintah pusat," ujarnya.

Ia berharap forum serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, tetapi juga di berbagai daerah lainnya. 

Dengan demikian, komunikasi antara pemerintah daerah dan BKN dapat semakin erat sehingga berbagai tantangan dalam pengelolaan ASN dapat diselesaikan melalui kebijakan yang lebih efektif dan tepat sasaran. (Humas)


Share this Post