Pemprov Banten Tempati Posisi 3 Kelengkapan DMS
Sumber Gambar : Foto: Arsip BKNBKD Banten – Pemerintah Provinsi Banten berhasil menempati posisi ketiga dalam capaian kelengkapan Data Manajemen Sistem (DMS) di wilayah Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN). Capaian tersebut berdasarkan data pembaruan per 22 Juni 2026.
Verifikator DMS Provinsi Banten Karto mengatakan, dari 37 instansi yang berada di wilayah kerja Kanreg III BKN, Provinsi Banten saat ini berada pada peringkat ketiga dalam kelengkapan data DMS dengan capain 87,5 persen.
“Berdasarkan pemberitahuan data per 22 Juni 2026, dari 37 instansi di wilayah Kanreg III BKN, kita berada di posisi tiga. Untuk capaian instansi saat ini juga berada di posisi tiga di wilayah Kanreg III BKN,” ujar Karto.
Meski demikian, Karto mengungkapkan masih terdapat sejumlah kendala yang menyebabkan capaian DMS belum mencapai angka 90 persen. Salah satunya berasal dari sisi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih menemukan kesulitan dalam mengunggah dokumen karena beberapa dokumen yang dibutuhkan belum tersedia pada saat proses penginputan data dilakukan.
Selain itu, proses verifikasi juga menghadapi tantangan karena keterbatasan waktu para verifikator yang harus membagi fokus dengan tugas-tugas lainnya.
“Dari sisi ASN, masih ditemukan dokumen yang diunggah belum sesuai karena pada saat itu dokumennya memang belum ada. Sementara dari sisi verifikator, kami juga terbentur pekerjaan lain sehingga proses verifikasi terkadang membutuhkan waktu lebih lama,” jelasnya.
Karto menambahkan, masih adanya sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang harus menelusuri arsip lama menjadi faktor lain yang memengaruhi percepatan capaian DMS. Sebagian data kepegawaian masih tersimpan dalam bentuk berkas fisik sehingga memerlukan pencarian secara detail sebelum dapat diunggah ke sistem.
“Kita belum mencapai 90 persen karena masih ada OPD yang mencari data-data sebelumnya. Sebagian arsip masih dalam bentuk berkas fisik sehingga membutuhkan proses pencarian yang lebih detail. Berbeda jika arsip sudah berbentuk digital, prosesnya akan jauh lebih cepat,” katanya.
Untuk itu, Karto mengajak seluruh ASN Pemerintah Provinsi Banten agar terus melengkapi dokumen pada DMS sehingga target kelengkapan data dapat tercapai secara maksimal.
“Ayo ASN Provinsi Banten, kita lengkapi DMS kita. Mari kita kejar nilainya agar mencapai 100 persen. Datamu, tanggung jawabmu,” pungkasnya. (Humas)