Pemprov Banten Ranking 3 Nasional Wilayah Kanreg III BKN dalam Pengelolaan Arsip ASN Digital

Sumber Gambar : Foto: BKD Banten

BKD Banten – Pemerintah Provinsi Banten kembali menorehkan prestasi di bidang tata kelola kepegawaian. Pada Semester I Tahun 2026, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan penilaian terhadap capaian skor Arsip ASN melalui aplikasi Lemari Digital (LeDi) Dokumen Manajemen Sistem (DMS).

Berdasarkan hasil penilaian tersebut, Pemerintah Provinsi Banten berhasil menempati peringkat ketiga dari 37 pemerintah daerah yang berada di wilayah kerja Kantor Regional III BKN, dengan skor 89 yang masuk dalam kategori Lengkap.

Sementara peringkat pertama diraih Pemkot Tangerang dengan skor 95,7 atau kategori sangat lengkap. Sedangkan peringkat kedua diraih Pemkab Majalengka dengan skor 94,7  atau kategori sangat lengkap.

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten, Riyanto mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten dalam menjaga kelengkapan dan ketertiban administrasi kepegawaian secara digital.

"Pada Semester I Tahun 2026 ini, BKN memberikan penilaian terhadap capaian skor Arsip ASN melalui LeDi DMS. Alhamdulillah, Pemerintah Provinsi Banten berada di peringkat ketiga dari 37 pemerintah daerah yang ada di wilayah kerja Kanreg III BKN dengan skor 89 atau kategori lengkap," katanya, Kamis (23/7/2026).

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten atas dedikasi dan konsistensinya dalam melengkapi data kepegawaian melalui sistem LeDi DMS.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN di Pemerintah Provinsi Banten atas dedikasi dan konsistensinya dalam merapikan serta melengkapi data kepegawaian melalui LEDI DMS. Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama yang patut dipertahankan," ucapnya.

Menurut Riyanto, keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam mewujudkan tata kelola kepegawaian yang semakin modern, tertib, dan akuntabel melalui pemanfaatan teknologi informasi.

"Prestasi ini merupakan wujud nyata menuju tata kelola kepegawaian di Pemerintah Provinsi Banten yang semakin modern dan akuntabel. Kami berharap capaian ini dapat terus ditingkatkan sehingga kualitas pelayanan kepegawaian kepada ASN semakin optimal," ungkapnya.

Lebih lanjut, Riyanto berharap raihan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan administrasi kepegawaian sekaligus mendukung terwujudnya visi pembangunan Provinsi Banten.

"Semoga prestasi ini dapat membawa Banten semakin maju, adil, merata, dan tidak korupsi sesuai dengan visi Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah," pungkasnya. (Humas)


Share this Post