EVALUASI PENANGGULANGAN BENCANA TSUNAMI SELAT SUNDA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH
POSKO DESA CIGONDANG KECAMATAN LABUAN KABUPATEN PANDEGLANG

By Admin PPID 10 Jan 2019, 20:52:03 WIB Berita BKD
EVALUASI  PENANGGULANGAN BENCANA TSUNAMI SELAT SUNDA  BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH

Update Data Korban Bencana Tsunami Desa Cigondang Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang

Gelombang tsunami yang terjadi di Selat Sunda pada Bulan Desember 2018 membawa dampak yang belum pernah dialami sebelumnya. Berdasarkan keputusan Gubernur dalam menanggulangi bencana tersebut menetapkan status tanggap darurat penanganan bencana tsunami selat sunda, maka Badan Kepegawaian Daerah yang mendapatkan tugas melakukan tanggap darurat pada posko penanggulangan bencana di daerah Desa Cigondang Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang. Sesuai dengan data terakhir yang dapat diperoleh dari unsur Desa Cigondang adalah sebagai berikut :

  1. Korban jiwa 4 orang dan 1 orang dinyatakan hilang;
  2. Korban luka berat 3 orang;
  3. Korban luka sedang 4 orang;
  4. Jumlah orang yang kehilangan tempat tinggal diperkirakan sebanyak 54 orang;
  5. Jumlah orang yang rumahnya mengalami rusak sedang sebanyak 9 orang;
  6. Jumlah orang yang rumahnya mengalami rusak ringan sebanyak 149 orang

Dampak gelombang tsunami tidak merata di semua tempat. Sebagian besar dari daerah pesisir di Kampung Lantera yang mengalami rusak berat. Beberapa hal yang telah dilakukan oleh Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Banten dalam melakukan tanggap darurat bagi korban bencana di posko Desa Cigondang serta kondisi terakhir adalah sebagai berikut :

1. Posko yang terdapat di lingkungan Desa Cigondang Kecamatan Labuan terdiri dari :

  1. Posko GOR Tenis Meja, Kp. Karabohong (265 jiwa/73 KK)
  2. Posko GOR Futsal Margono, Kp. Encle (100 Jiwa/23 KK)
  3. Posko MTsN 2 Labuan, Kp. Karabohong (650 jiwa/84 KK)

Gambar Posko Gor Tenis Meja Kp. Karabohong

Gambar Kondisi Pengungsi di Posko

2. Penanggulangan yang telah dilakukan dalam bentuk pengiriman bantuan logistik berupa:

  1. Sembako (makanan cepat saji, mie instan, biskuit, dll.)
  2. Pakaian;
  3. Pendampingan kesehatan dari beberapa ormas/lembaga kesehatan.

Gambar Simbolis Bantuan dari Ka. BKD Prov Banten

3. Kondisi terkini dari ketiga posko tersebut sudah tidak ditempati oleh pengungsi dikarenakan para pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing bagi yang rumahnya masih dapat dan layak tinggal. Akan tetapi bagi pengungsi yang memiliki rumah dengan kodisi rusak berat, sebagian ada yang mencari rumah untuk dikontrak atau memilih tinggal dengan sanak saudara.

4. Untuk menjaga berbagai hal yang terjadi terkait dengan potensi bencana, maka di Posko GOR Tenis Meja masih membuka layanan dapur umum dan logistik.

5. Pada area terdampak tsunami cukup parah, khsusunya kampung Lantera dan Teluk masih memerlukan penanganan pembersihan puing-puing reruntuhan dengan menggunakan alat berat sekaligus penataan kembali area terdampak tsunami.

Kebutuhan bagi korban Pasca Bencana Tsunami

Setelah diambil langkah-langkah bantuan dan rehabilitasi segera dengan menyediakan makanan, tempat berlindung, pakaian, air bersih, dan fasilitas dapur umum serta medis bagi para keluarga korban bencana, maka perlulah ditanggapi kebutuhan masyarakat untuk mengatasi trauma dan mulai membangun kembali kehidupan mereka. Yang menjadi prioritas utama adalah membangun kembali sekurang-kurangnya fasilitas pendidikan dasar untuk anak-anak korban bencana.

Dilihat dari dampak yang ditimbulkan oleh bencana tsunami dan disusul dengan banjir Rob air laut, maka dapat diinventarisir beberapa kebutuhan yang mendasar bagi korban pasca bencana diantaranya :

a. Bahan Bangunan untuk perbaikan rumah

b. Kebutuhan primer bagi anak sekolah yang terdampak Tsunami dan banjir antara lain :

  1. Tas sekolah
  2. Seragam Sekolah
  3. Sepatu
  4. Buku pulpen dan Pensil

Gambar Kondisi Rumah Warga yang terdampak Tsunami Cukup Parah




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment