Pelantikan Pejabat Administrator dan Pengawas Dinas Kesehatan Provinsi Banten

Pelantikan Pejabat Administrator dan Pengawas Dinas Kesehatan Provinsi Banten

KP3B – Serang, 14 Juni 2021

Gubernur Banten, H Wahidin Halim, resmi mengambil sumpah dan melantik pejabat adiministrator (eselon III) dan pengawas (eselon IV) di Lingkungan Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Banten.

Pelantikan Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Banten hasil seleksi tersebut digelar di halaman gedung Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Senin (14/6/2021), dengan penuh khidmat dan menerapkan protokol Kesehatan yang ketat.


Gubernur Banten berpesan kepada seluruh Pejabat Administrator dan Pengawas yang baru dilantik harus siap bekerja dengan baik dimanapun ditempatkan. Selain itu, Gubernur juga berpesan bahwa jabatan bisa turun bisa naik, bisa tinggi atau rendah, namun jabatan adalah anugerah. Gubernur berterima kasih kepada seluruh pelamar yang telah mengajukan lamaran untuk mengikuti seleksi calon pejabat administrator dan pengawas di lingkungan dinas Kesehatan yang ditinggalkan oleh pejabat lamanya dan mengucapkan selamat kepada yang terpilih dan dilantik hari ini.

Sebanyak 22 orang pejabat administrator dan pengawas dilantik untuk mengisi kekosongan pejabat yang mundur dari jabatannya. Dari 22 orang yang dilantik tersebut, enam orang berasal dari luar Pemprov Banten dan sisanya berasal dari beberapa perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.


Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan setiap pegawai harus berbakti kepada nusa dan bangsa bukan berbakti kepada gubernur. Kepentingan bangsa lebih utama daripada siapapun. Loyalitas kepada negara, ada etika, norma, kaidah, hukum aturan dan prosedur yang harus dijalankan. Sebagai Pegawai Negeri Sipil, tidak boleh begitu saja meninggalkan jabatan yang ditugaskan. Harus ikhlas dalam mengemban amanah jabatan yang diberikan oleh negara, apapun konsekuensi dan resikonya.

Gubernur mengingatkan kepada seluruh pejabat yang dilantik harus semangat bekerja untuk negara dan tidak boleh meninggalkan jabatan. Jika bersikap demikian berarti tidak bertanggung jawab, tidak ada etika dan kesantunan meninggalkan bangsa ini yang sedang berjuang melawan Covid-19.

Dipenghujung sambutannya, Gubernur berpesan Jangan melakukan korupsi dan jangan ambil uang negara. “PNS itu adalah cukup dan harus merasa cukup serta berkhidmat kepada Allah dan negara. Mari kita bersama membangun Banten untuk mewujudkan Banten yang maju”.

(tim-berita-bkd)

Share :